Implementasi ISO 9001 : 2008

iso 9001-2008-panducipta.comSemakin tinggi tingkat kemajuan suatu masyarakat, semakin tinggi pula tuntutan kepuasan pelanggan terhadap sebuah perusahaan tersebut. Setiap perusahaan dituntut untuk mampu memenuhi konsistensi mutu produk / jasa tepat waktu dan layanan purna jual yang terjamin. Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008 adalah pilihan tepat untuk dapat menangani, mengatur, dan mengendalikan produk atau jasa yang akan diberikan kepada pelanggan. Organisasi dapat membuktikannya dan memperkuat posisi persaingannya dengan sertifikasi Quality Management System ISO 9001:2008

Standar ISO 9001:2008 ini telah diakui dunia internasional dan sampai saat ini telah lebih dari 150 negara telah menggunakannya. Standar ISO 9001 ini adalah standar yang sangat dikenal dan banyak digunakan diantara standar yang ada pada International Organization for Standadization (ISO)

ISO 9001 telah didisain secara manajemen sistem yang umum sehingga dapat digunakan oleh banyak ukuran dan tipe organisasi. Maka dari itu standar ISO 9001 dapat diterima dan diadopsi secara luas oleh manufaktur dan perusahaan jasa, non-profit organisasi bahkan di instansi pemerintah dan departemen.

ISO 9001 menyediakan kerangka kerja yang efektif untuk kesadaran mutu organisasi yang menyediakan secara konsisten produk dan mutu yang memenuhi persyaratan pelanggan dan peningkatan yang terus menerus terhadap produk dan jasanya, proses dan sistem untuk mencapai kepuasan pelanggan

 Manfaat Penerapan QMS ISO 9001:2008

  • Meningkatkan kepercayaan pelanggan
  • Meningkatkan citra dan daya saing perusahaan
  • Produktivitas, efisiensi, dan efektivitas operational meningkat, sehingga memperkecil pemborosan biaya akibat kegagalan mencapai mutu produk yang ditetapkan
  • Moral karyawan akan meningkat, karena sistem kerja yang baik dan konsisten
  • Sebuah pendekatan yang sistematik untuk mengontrol semua proses dalam menetapkan prosedur dan dokumentasi yang mendukung
  • Sangat transparan dan konsisten terhadap hasil / output
  • Membangun pendekatan plan-do-check-act dan memandu untuk peningkatan / improvements
  • Memberikan kesadaran mutu di lingkup karyawan dan mengurangi kegagalan produksi, pekerjaan yang berulang dan kesalahan
  • Memberikan sebuah jaminan mutu dengan sistem manajemen mutu yang disertifikasi oleh pihak ke tiga

 Prinsip dan Unsur-Unsur  ISO 9001:2008

  1. Komitemen dan Kebijakan Mutu – Organisasi harus membuat sebuah kebijakan mutunya dan memastikan komitmennya terhadap Quality Management System
  2. Planning – Organisasi merumusakan sebuah perencanaan / sasaran untuk mendukung Kebijakan Mutunya
  3. Implementation – Untuk implementasi yang efektif, organisasi melakukan pengembangan kemampuan dan mendukung segala kebutuhan mekanisnya untuk mencapai Sasaran dan Kebijakan Mutu organisasi
  4. Checking – Organisasi akan selalu melakukan pengecekan, memonitor dan mengevaluasi performance Mutu nya
  5. Review dan continual Improvement – Organisasi melakukan peninjauan dan melakukan peningkatan yang berkelanjutan terhadap quality management system nya dengan meningkatkan segala performance mutunya

 Maka dari itu untuk mencapai prinsip ISO 9001:2008 tersebut organisasi butuh :

  • Pengalokasian sumberdaya untuk mencapai tujuan
  • Dukungan dengan sistem dokumentasi yang sesuai, prosedur dan instruksi kerja
  • Training mengenai ISO 9001:2008 standard dan kesadaran mutu sehingga mampu untuk menyusun dan mengembangkan quality management system sesuai dengan aktifitas organisasi

 Tujuan dan Skop Konsultansi

Tujuan dari jasa konsultansi ISO 9001:2008 adalah untuk membantu organisasi / Anda dalam menerapkan Quality Management System dan berhasil meraih sertifikat ISO 9001:2008.

Jasa yang ditawarkan adalah :

  1. Baseline Analysis, untuk melihat kondisi sekarang dan dibandingkan dengan standard ISO 9001:2008
  2. Membantu dalam merumuskan dan mengimplementasikan tujuan dan sasaran serta mengembangkan Quality Management System dan persyaratan dokumentasi standard ISO 9001:2008
  3. Melakukan Pelatihan yang berhubungan (awareness & quality audit training)
  4. Scope Konsultansi akan diberikan kepada seluruh akivitas organisasi termasuk fasilitas organisasi dan site

 Metodologi

Pendekatan dari Konsultansi adalah fokus kepada prosess / aktivitas organisasi yang mengacu kepada kesempurnaan dari persyaratan standard

 Module I : Diagnostic Assessment

Diagnostic Assessment dilakukan untuk menilai dan melihat kondisi dari management system yang ada, legalitas dan persyaratan lainnya, training, aktifitas operasional dan dokumentasi. Diberikan pelatihan mengenai QMS ISO 9001:2008 Awareness, Interpretation & Implementation yang diikuti dengan pelatihan Quality Internal Audit nantinya

 Module II : QMS Design and Development

Pelatihan Interpretation dan Implementation Quality Management System diberikan kepada organisasi, dan diikuti dengan menentukan dan menetapkan Kebijakan Mutu dan Sasaran Mutu. Bersama-sama tim dari organisasi menyiapkan prosedur dan dokumentasi sesuai persyaratan standard ISO 9001:2008

 Module III : QMS Implementation

Setelah sistem dibangun, organisasi dibantu oleh Konsultan untuk memulai implementasi sistem. Konsultan akan memberikan arahan dan bimbingan serta tinajauan ulang secara berkala terhadap kesiapan sistem dan memperbaiki, membangun dan mengembangkan sistem untuk memenuhi persyaratan standard ISO 9001:2008

Module IV : QMS Audit Training

Memberikan pelatihan auditor mutu internal versi ISO 9001:2008 (Internal Quality Audit) kepada karyawan yang dipilih untuk menjadi tenaga auditor internal untuk dapat melihat efektifitas dan efisiensi dari sistem yang digunakan. Serta melakukan perbaikan maupun modifikasi dokumentasi sitem jika dibutuhkan untuk memenuhi persyaratan standard ISO 9001:2008

 Module V : Certification Audit

Sebelum audit badan sertifikasi, dilakukan Pre-certification audit oleh Konsultan diseluruh area penerapan. Konsultan akan melakukan peninjauan ulang dan tindakan koreksi terhadap dokumen maupun penerapan sistem yang belum memenuhi standard ISO 9001:2008.

Kegiatan Certification Audit akan dilakukan oleh Badan Sertifikasi Internasional yang dipilih atau yang dianjurkan nantinya sesuai dengan lingkup bisnis dan kebutuhan spesifik organisasi

Comments are closed